Rantau Bayur, 21 September 2026 — Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pendidik, SMPN 6 Rantau Bayur melaksanakan kegiatan In House Training (IHT) Literasi dan Numerasi bagi Pendidik pada Senin, 21 September 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program sekolah melalui pemanfaatan BOS Kinerja Terbaik Tahun 2026.
Kegiatan IHT diikuti oleh para pendidik SMPN 6 Rantau Bayur sebagai upaya memperkuat pemahaman dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan literasi dan numerasi ke dalam proses pembelajaran. Melalui kegiatan ini, sekolah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala SMPN 6 Rantau Bayur, Mardayemi, SE, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya peningkatan kompetensi pendidik sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan di sekolah.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para pendidik dapat terus meningkatkan kompetensinya dan menerapkan strategi pembelajaran yang mampu menguatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik,” ujar Mardayemi, SE, M.Si.
Fiska Arianti, S.Pd., Gr. Hadir sebagai Narasumber
Kegiatan IHT menghadirkan Fiska Arianti, S.Pd., Gr. sebagai narasumber. Dalam kegiatan tersebut, Fiska memberikan penguatan mengenai konsep literasi dan numerasi serta strategi penerapannya dalam proses pembelajaran.
Para pendidik diajak memahami bahwa literasi dan numerasi bukan hanya berkaitan dengan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, bernalar, mengolah data, serta memecahkan berbagai persoalan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, para guru juga memperoleh kesempatan untuk berdiskusi dan melakukan praktik penyusunan aktivitas pembelajaran yang mengintegrasikan literasi dan numerasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran masing-masing.
Guru Aktif Berdiskusi dan Berbagi Praktik
Suasana kegiatan berlangsung aktif dan interaktif. Para pendidik antusias mengikuti pemaparan materi, berdiskusi, serta berbagi pengalaman mengenai penerapan literasi dan numerasi di kelas.
Kegiatan ini menjadi ruang bagi para guru untuk saling bertukar gagasan dan mengembangkan strategi pembelajaran yang kreatif, kontekstual, serta sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Melalui IHT ini, SMPN 6 Rantau Bayur berharap kompetensi pendidik semakin meningkat sehingga penerapan literasi dan numerasi dapat dilakukan secara konsisten dalam berbagai mata pelajaran.
Pemanfaatan BOS Kinerja Terbaik Tahun 2026 melalui kegiatan peningkatan kompetensi pendidik ini menjadi salah satu bentuk komitmen SMPN 6 Rantau Bayur dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.
Dengan semangat belajar dan berkembang bersama, SMPN 6 Rantau Bayur terus berupaya menciptakan pembelajaran yang berkualitas serta mendukung peserta didik menjadi generasi yang literat, numerat, kritis, kreatif, dan mampu menghadapi tantangan masa depan.


Leave a Reply