Penguatan Anti Bullying dan Dampaknya bagi Murid SMPN 6 Rantau Bayur
SMPN 6 Rantau Bayur terus berupaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang seluruh peserta didik. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penguatan Anti Bullying dan Dampaknya bagi Murid yang dilaksanakan pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Kegiatan diawali dengan kata sambutan dari Kepala SMPN 6 Rantau Bayur, Ibu Mardayemi, SE., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Seluruh murid diharapkan dapat memahami bahwa sekolah merupakan tempat untuk belajar, berkembang, serta membangun hubungan pertemanan yang positif tanpa adanya tindakan perundungan.
Setelah sambutan kepala sekolah, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ibu Ayu Mellisa, M.Psi., Psikolog. Materi yang disampaikan membahas mengenai bullying atau perundungan, berbagai bentuk bullying, faktor yang dapat menyebabkan terjadinya perundungan, serta dampak yang dapat dirasakan oleh korban maupun lingkungan di sekitarnya.
Dalam pemaparannya, Ibu Ayu Mellisa mengajak para murid untuk lebih memahami pentingnya saling menghargai, menjaga ucapan dan tindakan, serta membangun hubungan pertemanan yang sehat. Murid juga diajak untuk lebih peka terhadap kondisi teman di sekitarnya dan tidak menganggap tindakan perundungan sebagai sesuatu yang wajar atau sekadar candaan.
Kegiatan berlangsung dengan antusias dan mendapat perhatian dari para murid. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi. Para murid diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan maupun hal-hal yang ingin mereka ketahui lebih jauh mengenai bullying dan cara menghadapinya.
Sesi tanya jawab berlangsung secara interaktif. Para murid tampak antusias mengikuti diskusi dan mendapatkan penjelasan secara langsung dari narasumber. Melalui sesi tersebut, murid tidak hanya memperoleh pemahaman secara teori, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai langkah yang tepat ketika mengalami atau melihat tindakan bullying di lingkungan sekitar.
Ibu Ayu Mellisa juga memberikan penguatan bahwa setiap murid memiliki hak untuk merasa aman, dihargai, dan diperlakukan dengan baik. Jika mengalami atau melihat tindakan bullying, murid diharapkan tidak memilih diam, tetapi berani mencari bantuan dan menyampaikan kejadian tersebut kepada guru, orang tua, atau pihak yang dapat memberikan dukungan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen SMPN 6 Rantau Bayur dalam membangun budaya sekolah yang positif, aman, ramah, dan bebas dari bullying. Pendidikan di sekolah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, empati, kepedulian, serta sikap saling menghormati.
Melalui kegiatan Penguatan Anti Bullying dan Dampaknya bagi Murid bersama Ibu Ayu Mellisa, M.Psi., Psikolog, diharapkan seluruh murid SMPN 6 Rantau Bayur semakin memahami dampak buruk bullying dan memiliki keberanian untuk mencegah serta menghentikan perilaku perundungan.
Dengan semangat kebersamaan, mari wujudkan SMPN 6 Rantau Bayur sebagai sekolah yang aman, nyaman, ramah, dan bebas dari bullying.
Berani Peduli, Berani Melindungi, Stop Bullying!

-150x150.webp)
Leave a Reply